Sabtu, 02 April 2016

Jenis-Jenis ikan cupang

Jenis-jenis ikan cupang

pada postingan kali ini , Belajar Budidaya  akan memberitahukan kepada kalian semua tentang jenis-jenis ikan cupang !!
Check it out!!! 
Cupang (Betta sp.) adalah ikan air tawar yang habitat asalnya adalah beberapa negara di Asia Tenggara, antara lain Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Ikan ini mempunyai bentuk dan karakter yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya. Di kalangan penggemar, ikan cupang umumnya terbagi atas tiga golongan, yaitu cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar.
Ikan cupang adalah salah satu ikan yang kuat bertahan hidup dalam waktu lama sehingga apabila ikan tersebut ditempatkan di wadah dengan volume air sedikit dan tanpa adanya alat sirkulasi udara (aerator), ikan ini masih dapat bertahan hidup.

Ikan Cupang Hias
Cupang hias, jenis nya macam- macam sesuai dengan bentuk-nya. Ini adalah cupang hias jenis serit. Cirinya sirip bergerigi dan menjuntai panjang mirip sisir. Cupang ini berasal dari perairan Indonesia. Harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah, bila kualitasnya ekspor. Dan yang mirip burung merak ini, adalah halfmoon, atau setengah bulan. Sirip nya bisa mengembang sampai setengah lingkaran.
Cupang hias terbagi menjadi 4, antara lain :

  • Serrit / crown tail
      Serrit / crown tail
      Jenis ini memiliki ciri husus berupa jeruji di ekornya. jenis cupang ini masih terbagi menjadi 4 bagian yaitu serit 1 berjeruji 1, serit 2 berjeruji 2, serit 3 berjeruji 3, dan serit 4 berjeruji 4.





    • Pelakat
      Pelakat
      Plakat bentuknya hampir sama dengan tipe petarung. Namun bila amarahnya terusik, tipe plakat ini akan mengembangkan siripnya hingga tegak melebihi 180 derajat. inilah yang membedakan dengan cupang petarung. Jenis ini memiliki ciri seperti jenis bagan. namun corak warna nya yang membedakan.Biasanya lebih indah dan bentuk ekornya tak sehalus tipe bagan.  


    • Double tail(ekor 2)
      Double tail(ekor
    2)
    Maksudnya jenis ikan cupang ini memiliki ekor yang bercabang menjadi 2 bagian.

    • Halfmoon(setengah bulan)
      Halfmoon(setengah bulan)
      Cupang jenis ini memiliki ciri khusus yaitu ekornya yang lebar seperti kipas dan kibatannya mencapai 180 derajat. hingga seperti busur. 
      Cupang ini yang mendatangkan banyak rejeki. Baik warna, sirip dan ekornya sangat memikat. Half moon adalah cupang asal Thailand. Kurun waktu sepuluh tahun ke belakang ikan ini merambah pasaran Indonesia. Harganya bisa mencapai jutaan rupiah. Biasanya ikan jenis sering menjadi ajang kontes.


    • Giant (cupang raksasa)
      Giant (cupang raksasa)
    Cupang jenis ini merupakan hasil perkawinan silang antara cupang biasa dengan cupang alam, cupang jenis ini ukurannya bisa mencapai 12 cm





    Ikan Cupang Aduan
    Cupang aduan banyak varietasnya, gaya tarungnya pun berbeda2, ada yg tipe fighter, dancer, slugher, dsb, tergantung anda suka tipe yg mana, tiap gaya tarung punya kelemahan tersendiri (anda harus pintar2 membaca/prediksi gaya tarung lawan), rata2 jenis cupang adu berekor pendek, menurut pglmn saya, cupang adu tanpa dasi mempunyai keistimewaan nafas lebih panjang dari jenis lain, selain sisiknya lebih tebal, kalo ga salah cupang jenis ini banyak terdapat di sungai2 daerah vietnam
    Untuk ciri2 umum cupang adu diantaranya ; badannya full pressed body ( ramping-liat), kalo dilihat seksama ada cekungan halus dari ujung badan sampai samping perut, sisik kecil2 tebal, bentuk dahi seperti ikan arwana, ring bibir tebal, jari2 sirip ekor halus rapat (jari2 sirip yg besar2 rawan terserang jamur, saat sirip terkoyak/luka), pembawaannya low profile, (santai tapi waspada), Cupang model begini rata2 raja-tega di medan laga, menyerang musuh tanpa ampun, kadang berakhir dgn kematian lawan.

    Ikan Cupang Liar
    Betta Burdigalla
    Ikan cupang pada dasarnya adalah ikan liar yang hidup di rawa-rawa bahkan di persawahan, karena keindahannya dan dapat di adu maka sekarang banyak orang yang membudidayakannya. dan sekarang sudah banyak persilangan dari berbagai macam cupang dan menghasilkan jenis cupang baru.

    Jumat, 01 April 2016

    Cara Ternak dan Merawat Burayak Ikan Cupang

    Cara Ternak dan Merawat Burayak Ikan Cupang


    Berikut ini cara budidaya ikan cupang atau Betta splendens breeding yang dilengkapi dengan foto yang detil, tulisan ini diambil ari tulisan fleafieldy di kaskus dan diedit seperlunya. Semoga bermanfaat bagi para pehobi ikan cupang dan peternak cupang, cupang farm/ betta farm.

    HARI 1

    1. Siapkan wadah seperti dibawah ini

    2. Isi dengan air dgn ketinggian sekitar 8-12cm
      


    3. Isi dengan tanaman air seperti eceng gondok, daun ketapang, atau tanaman lainnya (gunanya    untuk menampung busa yg dikeluarkan pejantan agar tidak gampang hancur 

    4. Pilih Induk Cupang Jantan dan Induk cupang betinanya

    Hasil gambar untuk budidaya ikan cupang

    Syarat induk cupang untuk budidaya:
    • Betina tidak boleh mempunyai badan yg jauh lebih besar daripada jantan
    • Betina tidak boleh lebih galak daripada jantan
    • Kalau bisa perkimpoian jantan dan betina yg setipe. serit >< serit , Halfmoon><Halfmoon, dst
    • Siapkan daun ketapang atau cairan penyembuh luka (yg warna kuing) karena setelah proses perkembangbiakan terjadi , badan dari betina banyak yg rontok akibat perkelahian dgn jantan sebelum dibuahi
    Ciri-ciri cupang pejantan yang siap berkembangbiak :

    • Sudah cukup umur
    • Mengumpulkan busa busa yang cukup banyak (bukan merupakan syarat mutlak, terkadang ada yg tidak mengluarkan busa sama sekali, tapi giliran disatukan dengan betina , dia baru mengeluarkan busa)
    • Badan harus lebih besar dan harus lebih galak daripada betina
    Hasil gambar untuk ikan cupang betina siap kawin

    Ciri-ciri cupang betina yang siap berkembangbiak :
    • Ada seperti telur berwarna putih yang mao keluar dari saluran pembuangannnya
    • Perut rada buncit (tolong dibedakan yg buncit karena makanan atau buncit emang sudah waktunya berkembang biak) caranya gampang, lihat perut betina nya pagi hari sebelum diberi makan
    • Dan tentu sudah memasuki umur yg pas untuk proses perkembangbiakan

    5.Masukan jantan ke wadah perkembangbiakan
    6.Nah disini betina jangan dimasukan (digabung) langsung, biarkan betina dan jantan saling mengenal dan melihat terlebih dahulu. Gunanya agar si jantan menyiapkan busa yang cukup untuk menampung telur2nya. 


    7.Cara ke 7 ini perlu dilakukan karena tempat saya meletakan wadah ini sangat sering terkena getaran dan sering terkena angin, jadi dgn adanya penutup maka akan memperkecil persentase pecahnya busa yg nanti akan digunakan untuk tempat meletakan telur
    Nah sampai tahap ini, kita tunggu 1-2 hari, biasanya sih saya hanya menunggu 1 hari sudah terlihat kumpulan busa yg cukup untuk menampung telur (tergantung pejantannya)


    HARI 2

    8.Perhatikan busa nya, apabila busa sudah banyak, brarti sudah siap kimpoi, ini ada contoh2 busa yg sudah terkumpul dan siap buat berkembangbiak








    9.Angkat betina nya, dan gabungkan dengan pejantan(hati2 pada waktu mengangkat toples dari wadah, pelan2 supaya busa tidak terlalu banyak yg pecah





    10.Biarkan sekitar 1jam - 12 jam pejantan dan betinanya saling mengenal, tergantung kecocokan dari pasangannya, biasanya saya menunggu selama kurang lebih 1-2 hari sebelum proses kimpoi terjadi. Nah kerusakan sirip dari betina biasa terjadi pada saat ini

    HARI 3

    11.proses kimpoi (perkembangbiakan) kurang lebih seperti di gambar. Pejantan melilit tubuh betina, dan masing2 saling melengkungkan tubuhnya. Ketika selesai betina akan mengeluarkan telur, dan pejantan langsung mengambil telur2 tersebut dengan cara meletakan di dalam mulutnya, dan dibawa naik lalu telur2 tersebut dimuntahkan ke busa busa diatas







    12.Perhatikan telurnya, biasanya di bawah busa dan berwarna putih, kalau tidak yakin, gunakanlah flashlight(senter).

    13.Si pejantan akan menjaga telurnya, dan akan mengangkut telur yg jatuh ke dasar aqua, perhatikan gambar dan pada saat ini biasanya betina akan pergi menjauh

    14. Apabila pejantan sudah tidak kimpoi lagi dan sudah cenderung mengejar2 betina utk dihantam, bersiap pindahkan betina. Siapkan wadah utk mengembalikan betina, isi dengan daun ketapang atau cairan kuning penyembuh luka (biasanya melafix)



    HARI 5

    15.Telur mulai pecah dan akan menghasilkan burayak-burayak yg baru berumur 1 hari. JANGAN ANGKAT PEJANTANNYA PADA SAAT INI. Pada hari ini burayak belum dapat berenang secara bebas, malah terkadang sering sekali terjatuh ke dasar permukaan dan tidak bisa mengambil udara di atas, disini lah guna sang bapak, pejantan akan membantu burayak utk naik ke atas. Disini burayak hanya terlihat seperti titik hitam kecil yg gaya berenangnnya hanya naik dan turun.setelah lebih dari tiga hari menetas, biasanya bayi cupang akan mencari makan. ini bisa dilihat ketika kita menjatuhkan sesuatu yg halus ke wadah ikan, bayi2 ikan itu akan mematuknya, mereka mengetes apakah yg baru masuk itu bisa dimakan apa ngak. makanan yg paling baik untuk bayi cupang adalah bayi kutu air. namun ini bukan benda yg mudah dicari. sudah gitu sedikit repot lagi.Anda bisa memebari makanan pelet untuk burayak

    HARI 6

    16.Burayak sudah dapat berenang bebas di hari ke enam ini, tetap jangan angkat pejantannya hingga burayak umur 2 minggu ke atas (dalam beberapa kasus, saya dan beberapa teman2 di kaskus bisa tahan pejantannya sampe umur burayak 2-3bulan, selama pejantannya tidak agresif makanin anak2nya). Maap ga terlalu jelas, karena cuman pake kamera hp, perhatikan saja yg titik2 hitam

    #Semoga_Bermanfaat